Stres merupakan bagian alami dari kehidupan sehari-hari, namun dampaknya terhadap pola makan sering kali tidak disadari. Saat seseorang berada di bawah tekanan, tubuh melepaskan hormon kortisol — hormon ini dapat memengaruhi nafsu makan dan membuat kita lebih cenderung memilih makanan tinggi gula atau lemak sebagai bentuk kenyamanan.

Banyak orang mengalami dua reaksi ekstrem saat stres: ada yang kehilangan selera makan sama sekali, sementara yang lain justru makan berlebihan tanpa menyadarinya. Kedua hal ini dapat mengganggu keseimbangan nutrisi harian dan membuat tubuh terasa lelah atau tidak bertenaga.

Langkah pertama untuk mengatasinya adalah dengan menyadari pola makan kita. Catat kapan dan mengapa Anda makan, apakah karena lapar atau karena stres emosional. Dengan mengenali pola tersebut, Anda dapat mulai memperbaikinya secara bertahap.

Selain itu, penting untuk tidak menyalahkan diri sendiri. Stres adalah bagian dari kehidupan, dan belajar memahami tubuh adalah proses yang memerlukan waktu. Cobalah teknik sederhana seperti pernapasan dalam, berjalan santai, atau mendengarkan musik sebelum mengambil makanan saat merasa cemas. Hal ini membantu otak menenangkan diri dan membuat keputusan makan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *